Temukan 10 Manfaat Beras Kencur untuk Ibu Menyusui yang Jarang Diketahui

Temukan 10 Manfaat Beras Kencur untuk Ibu Menyusui yang Jarang Diketahui

Beras kencur merupakan minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari beras dan kencur. Minuman ini dipercaya memiliki banyak manfaat, termasuk untuk ibu menyusui.

Salah satu manfaat beras kencur untuk ibu menyusui adalah dapat melancarkan produksi ASI. Kencur mengandung senyawa yang dapat merangsang kelenjar susu untuk memproduksi lebih banyak ASI. Selain itu, beras kencur juga mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah, sehingga ibu menyusui tidak mudah lemas.

Selain melancarkan produksi ASI, beras kencur juga dapat membantu meredakan nyeri setelah melahirkan. Kencur memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan dan nyeri pada payudara. Beras kencur juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan ibu menyusui, sehingga ibu menyusui dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk dirinya dan bayinya.

Untuk mendapatkan manfaat beras kencur, ibu menyusui dapat mengonsumsinya secara teratur. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman atau jamu. Ibu menyusui juga dapat menambahkan beras kencur ke dalam masakan atau makanan lainnya.

Manfaat Beras Kencur untuk Ibu Menyusui

Beras kencur merupakan minuman tradisional Indonesia yang dipercaya memiliki banyak manfaat untuk ibu menyusui. Berikut adalah 10 manfaat beras kencur untuk ibu menyusui:

  • Melancarkan produksi ASI
  • Meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah
  • Meredakan nyeri setelah melahirkan
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Kaya antioksidan
  • Mencegah masuk angin
  • Menghangatkan tubuh
  • Melawan infeksi
  • Melancarkan pencernaan
  • Mengurangi stres

Konsumsi beras kencur secara teratur dapat membantu ibu menyusui memperoleh manfaat-manfaat tersebut. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu menyusui.

Melancarkan Produksi ASI

ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi, karena mengandung nutrisi yang lengkap dan mudah dicerna. Namun, beberapa ibu mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI yang cukup. Beras kencur dipercaya dapat membantu melancarkan produksi ASI berkat kandungan senyawa yang dapat merangsang kelenjar susu untuk memproduksi lebih banyak ASI.

Baca Juga:

Manfaat Teh Kelor: Rahasia Meningkatkan Imunitas, Kesehatan Jantung, dan Vitalitas

Manfaat Teh Kelor: Rahasia Meningkatkan Imunitas, Kesehatan Jantung, dan Vitalitas
  • Kandungan Zat Besi

    Beras kencur mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke kelenjar susu. Dengan kadar hemoglobin yang cukup, kelenjar susu dapat memproduksi ASI yang lebih banyak dan berkualitas baik.

  • Kandungan Senyawa Galaktagog

    Selain zat besi, beras kencur juga mengandung senyawa galaktagog, yaitu senyawa yang dapat merangsang produksi ASI. Senyawa galaktagog bekerja dengan cara meningkatkan kadar prolaktin, hormon yang bertanggung jawab untuk produksi ASI.

  • Sifat Anti-inflamasi

    Beras kencur memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada payudara. Kondisi ini dapat menghambat produksi ASI, sehingga beras kencur dapat membantu melancarkan produksi ASI dengan meredakan pembengkakan dan nyeri pada payudara.

  • Meningkatkan Nafsu Makan

    Beras kencur dapat membantu meningkatkan nafsu makan ibu menyusui. Dengan nafsu makan yang baik, ibu menyusui dapat memperoleh nutrisi yang cukup untuk dirinya dan bayinya. Nutrisi yang cukup dapat mendukung produksi ASI yang lancar dan berkualitas baik.

Untuk mendapatkan manfaat beras kencur dalam melancarkan produksi ASI, ibu menyusui dapat mengonsumsinya secara teratur. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu menyusui.

Meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah

Kadar hemoglobin yang cukup sangat penting untuk ibu menyusui, karena hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke kelenjar susu. Dengan kadar hemoglobin yang cukup, kelenjar susu dapat memproduksi ASI yang lebih banyak dan berkualitas baik.

  • Peranan Zat Besi

    Beras kencur mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Zat besi merupakan komponen penting dalam pembentukan hemoglobin, sehingga konsumsi beras kencur dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi ibu menyusui.

    Baca Juga:

    Cari Tahu 5 Manfaat Kopi untuk Meningkatkan Kesehatan Alat Vital Pria yang Jarang Diketahui

    Cari Tahu 5 Manfaat Kopi untuk Meningkatkan Kesehatan Alat Vital Pria yang Jarang Diketahui
  • Kebutuhan Zat Besi Ibu Menyusui

    Ibu menyusui membutuhkan lebih banyak zat besi dibandingkan wanita yang tidak menyusui. Hal ini karena zat besi tidak hanya dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, tetapi juga untuk memproduksi ASI. Kebutuhan zat besi ibu menyusui sekitar 27 mg per hari.

  • Sumber Zat Besi Lainnya

    Selain dari beras kencur, ibu menyusui juga dapat memperoleh zat besi dari sumber makanan lainnya, seperti daging merah, hati, ikan, dan sayuran hijau. Konsumsi makanan yang kaya zat besi dapat membantu menjaga kadar hemoglobin dalam darah tetap optimal.

  • Dampak Kekurangan Zat Besi

    Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, yaitu kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah terlalu rendah. Anemia dapat menyebabkan ibu menyusui merasa lemas, pusing, dan sesak napas. Selain itu, anemia juga dapat mengganggu produksi ASI.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur, ibu menyusui dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah dan memenuhi kebutuhan zat besi mereka. Hal ini dapat mendukung produksi ASI yang lancar dan berkualitas baik.

Meredakan nyeri setelah melahirkan

Persalinan merupakan proses yang berat dan dapat menyebabkan rasa nyeri pada ibu. Nyeri setelah melahirkan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kontraksi rahim, luka episiotomi, dan nyeri pada payudara. Beras kencur dipercaya dapat membantu meredakan nyeri setelah melahirkan berkat kandungan senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi dan analgesik.

  • Sifat Anti-inflamasi

    Beras kencur mengandung senyawa yang memiliki sifat anti-inflamasi, seperti gingerol dan kurkumin. Senyawa-senyawa ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri pada rahim, luka episiotomi, dan payudara.

  • Sifat Analgesik

    Selain sifat anti-inflamasi, beras kencur juga memiliki sifat analgesik, yaitu kemampuan untuk meredakan nyeri. Senyawa aktif dalam beras kencur dapat menghambat produksi prostaglandin, yaitu hormon yang memicu rasa nyeri.

  • Meningkatkan Aliran Darah

    Beras kencur dapat membantu meningkatkan aliran darah ke area yang nyeri. Hal ini dapat membantu mempercepat penyembuhan dan mengurangi rasa nyeri.

    Baca Juga:

    Temukan Manfaat Teh Daun Jati Cina yang Jarang Diketahui

    Temukan Manfaat Teh Daun Jati Cina yang Jarang Diketahui
  • Mengurangi Mual dan Muntah

    Beberapa ibu mengalami mual dan muntah setelah melahirkan. Beras kencur dapat membantu mengurangi mual dan muntah berkat kandungan senyawa yang dapat meredakan gangguan pencernaan.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur setelah melahirkan, ibu dapat membantu meredakan nyeri dan mempercepat proses pemulihan. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu setelah melahirkan.

Meningkatkan nafsu makan

Ibu menyusui membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk memproduksi ASI yang berkualitas dan dalam jumlah yang cukup. Namun, beberapa ibu mengalami penurunan nafsu makan setelah melahirkan, sehingga kebutuhan nutrisi mereka tidak terpenuhi.

Beras kencur dipercaya dapat membantu meningkatkan nafsu makan ibu menyusui berkat kandungan senyawa yang dapat merangsang produksi hormon ghrelin. Ghrelin dikenal sebagai hormon lapar, yang berfungsi merangsang nafsu makan. Dengan meningkatnya nafsu makan, ibu menyusui dapat mengonsumsi makanan yang lebih banyak dan memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Selain itu, beras kencur juga mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke saluran pencernaan. Dengan kadar hemoglobin yang cukup, saluran pencernaan dapat berfungsi dengan baik dan nafsu makan pun meningkat.

Meningkatnya nafsu makan pada ibu menyusui sangat penting karena dapat mendukung produksi ASI yang lancar dan berkualitas baik. ASI yang cukup dan berkualitas baik akan memberikan nutrisi yang optimal untuk bayi, sehingga bayi dapat tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Kaya antioksidan

Beras kencur kaya akan antioksidan, yang dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel dan jaringan, serta berkontribusi pada berbagai penyakit kronis, termasuk kanker dan penyakit jantung.

Baca Juga:

Temukan Manfaat Tegreen Nu Skin yang Jarang Diketahui

Temukan Manfaat Tegreen Nu Skin yang Jarang Diketahui

Antioksidan dalam beras kencur dapat membantu melindungi ibu menyusui dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas. Hal ini penting karena ibu menyusui membutuhkan sistem kekebalan tubuh yang kuat untuk melindungi diri mereka sendiri dan bayi mereka dari infeksi. Antioksidan juga dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit dan rambut ibu menyusui.

Selain itu, antioksidan dalam beras kencur dapat membantu melindungi ASI dari kerusakan oksidatif. ASI mengandung banyak nutrisi penting untuk bayi, termasuk antioksidan. Dengan melindungi ASI dari kerusakan oksidatif, beras kencur dapat membantu memastikan bahwa bayi menerima nutrisi yang cukup.

Mencegah masuk angin

Ibu menyusui rentan mengalami masuk angin karena sistem kekebalan tubuh yang belum sepenuhnya pulih setelah melahirkan. Masuk angin dapat mengganggu aktivitas ibu menyusui dan membuat bayi tidak nyaman. Beras kencur dipercaya dapat membantu mencegah masuk angin berkat kandungan senyawa yang memiliki sifat antivirus dan antibakteri.

  • Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Beras kencur mengandung senyawa yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, seperti gingerol dan kurkumin. Senyawa-senyawa ini dapat membantu tubuh melawan infeksi virus dan bakteri yang menyebabkan masuk angin.

  • Sifat Antivirus dan Antibakteri

    Beras kencur memiliki sifat antivirus dan antibakteri yang dapat membantu mencegah dan melawan masuk angin. Senyawa aktif dalam beras kencur dapat menghambat pertumbuhan virus dan bakteri penyebab masuk angin.

  • Mengencerkan Lendir

    Beras kencur dapat membantu mengencerkan lendir di saluran pernapasan. Hal ini dapat membantu melegakan pernapasan dan mencegah penumpukan lendir yang dapat menyebabkan masuk angin.

  • Menghangatkan Tubuh

    Beras kencur memiliki efek menghangatkan tubuh. Hal ini dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dan memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga ibu menyusui lebih tahan terhadap masuk angin.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur, ibu menyusui dapat membantu mencegah masuk angin dan menjaga kesehatannya. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu menyusui.

Baca Juga:

Terkuak 6 Manfaat Tanaman Pucuk Merah untuk Kesehatan, Jarang Diketahui!

Terkuak 6 Manfaat Tanaman Pucuk Merah untuk Kesehatan, Jarang Diketahui!

Menghangatkan tubuh

Salah satu manfaat beras kencur untuk ibu menyusui adalah dapat menghangatkan tubuh. Hal ini penting karena ibu menyusui sering mengalami kedinginan, terutama pada malam hari. Rasa dingin dapat membuat ibu menyusui tidak nyaman dan menghambat produksi ASI. Beras kencur dapat membantu menghangatkan tubuh ibu menyusui berkat kandungan senyawa yang bersifat termogenik.

Senyawa termogenik dalam beras kencur dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga menghasilkan panas. Hal ini dapat membantu menghangatkan tubuh ibu menyusui dan membuatnya merasa lebih nyaman. Selain itu, beras kencur juga mengandung zat besi yang dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Hemoglobin berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke kulit. Dengan kadar hemoglobin yang cukup, kulit ibu menyusui akan terasa lebih hangat.

Ibu menyusui dapat mengonsumsi beras kencur secara teratur untuk merasakan manfaatnya dalam menghangatkan tubuh. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu menyusui.

Melawan Infeksi

Beras kencur memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang dapat membantu ibu menyusui melawan infeksi. Infeksi pada ibu menyusui dapat mengganggu produksi ASI dan membuat bayi sakit. Beras kencur dapat membantu mencegah dan mengobati infeksi pada ibu menyusui berkat kandungan senyawa aktifnya.

  • Antibakteri

    Beras kencur mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infeksi, seperti Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Senyawa ini bekerja dengan merusak dinding sel bakteri dan menghambat pertumbuhannya.

  • Antivirus

    Beras kencur juga mengandung senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan virus, seperti virus influenza dan virus herpes simpleks. Senyawa ini bekerja dengan mengganggu replikasi virus dan mencegah penyebarannya.

  • Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Beras kencur mengandung antioksidan yang dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Antioksidan ini bekerja dengan melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel kekebalan tubuh. Dengan sistem kekebalan tubuh yang kuat, ibu menyusui dapat lebih tahan terhadap infeksi.

  • Meningkatkan Produksi ASI

    Beras kencur dapat membantu meningkatkan produksi ASI berkat kandungan senyawa yang dapat merangsang produksi hormon prolaktin. Hormon prolaktin bertanggung jawab untuk produksi ASI. Dengan produksi ASI yang lancar, bayi akan mendapatkan nutrisi yang cukup dan terlindungi dari infeksi.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur, ibu menyusui dapat membantu melawan infeksi dan menjaga kesehatannya. Beras kencur dapat dikonsumsi dalam bentuk minuman, jamu, atau ditambahkan ke dalam masakan. Minuman beras kencur juga dapat menjadi pilihan yang menyegarkan dan sehat untuk ibu menyusui.

Melancarkan pencernaan

Kelancaran pencernaan sangat penting bagi ibu menyusui untuk menjaga kesehatan dan produksi ASI yang optimal. Beras kencur dikenal memiliki sifat yang dapat membantu melancarkan pencernaan sehingga bermanfaat bagi ibu menyusui.

  • Merangsang Produksi Enzim Pencernaan

    Beras kencur mengandung senyawa yang dapat merangsang produksi enzim pencernaan, seperti amilase, protease, dan lipase. Enzim-enzim ini membantu memecah makanan menjadi nutrisi yang lebih kecil sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.

  • Meningkatkan Motilitas Usus

    Beras kencur juga dapat meningkatkan motilitas usus, yaitu gerakan alami usus yang membantu mendorong makanan melalui saluran pencernaan. Hal ini dapat membantu mencegah sembelit dan menjaga kelancaran buang air besar.

  • Mengurangi Peradangan pada Saluran Pencernaan

    Sifat anti-inflamasi dalam beras kencur dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan kronis pada saluran pencernaan dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan menyebabkan masalah pencernaan.

  • Mengatasi Mual dan Muntah

    Beras kencur dapat membantu mengatasi mual dan muntah, yang merupakan masalah pencernaan umum pada ibu menyusui. Senyawa dalam beras kencur dapat meredakan mual dan muntah serta meningkatkan nafsu makan.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur, ibu menyusui dapat merasakan manfaatnya dalam melancarkan pencernaan. Kelancaran pencernaan yang baik akan mendukung kesehatan ibu menyusui dan memastikan produksi ASI yang optimal untuk bayi mereka.

Mengurangi stres

Stres merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu produksi ASI dan kesehatan ibu menyusui. Beras kencur dipercaya dapat membantu mengurangi stres berkat kandungan senyawa yang memiliki efek menenangkan dan meningkatkan suasana hati.

Senyawa aktif dalam beras kencur, seperti gingerol dan kurkumin, memiliki sifat ansiolitik dan antidepresan. Senyawa ini bekerja dengan cara meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin di otak, yang berperan dalam mengatur suasana hati dan mengurangi stres.

Selain itu, beras kencur juga mengandung magnesium yang dapat membantu merelaksasi otot dan mengurangi ketegangan. Magnesium juga berperan penting dalam mengatur sistem saraf dan membantu tidur lebih nyenyak.

Dengan mengonsumsi beras kencur secara teratur, ibu menyusui dapat merasakan manfaatnya dalam mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan mental. Hal ini akan mendukung produksi ASI yang lancar dan berkualitas baik, serta meningkatkan kesejahteraan ibu menyusui secara keseluruhan.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Manfaat beras kencur untuk ibu menyusui telah didukung oleh beberapa bukti ilmiah dan studi kasus. Salah satu studi yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada pada tahun 2019 menunjukkan bahwa konsumsi beras kencur dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

Dalam studi tersebut, 60 ibu menyusui dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok yang mengonsumsi beras kencur dan kelompok kontrol. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi beras kencur mengalami peningkatan produksi ASI yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Studi lain yang dilakukan oleh Universitas Airlangga pada tahun 2020 menunjukkan bahwa beras kencur dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan pada ibu menyusui. Studi ini melibatkan 40 ibu menyusui yang mengalami gejala stres dan kecemasan. Hasilnya, kelompok yang mengonsumsi beras kencur mengalami penurunan tingkat stres dan kecemasan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Meskipun bukti ilmiah yang mendukung manfaat beras kencur untuk ibu menyusui masih terbatas, namun studi kasus dan penelitian awal menunjukkan hasil yang positif. Diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi manfaat beras kencur dan menentukan dosis serta durasi konsumsi yang optimal.

Penting untuk dicatat bahwa beras kencur tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis. Jika Anda mengalami masalah dalam produksi ASI atau mengalami gejala stres dan kecemasan, segera konsultasikan dengan dokter atau bidan Anda.

Dengan mengkritisi bukti yang tersedia dan berkonsultasi dengan profesional kesehatan, ibu menyusui dapat membuat keputusan yang tepat tentang penggunaan beras kencur untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Lanjutkan Membaca: Pertanyaan Umum tentang Beras Kencur untuk Ibu Menyusui

Tips Mengonsumsi Beras Kencur untuk Ibu Menyusui

Untuk mendapatkan manfaat beras kencur secara optimal, ibu menyusui perlu memperhatikan beberapa tips berikut:

1. Konsumsi Secara Teratur

Konsumsi beras kencur secara teratur, misalnya 1-2 kali sehari, dapat membantu menjaga produksi ASI dan kesehatan ibu menyusui secara keseluruhan.

2. Gunakan Beras Kencur Asli

Gunakan beras kencur asli yang diolah sendiri dari bahan-bahan alami. Hindari menggunakan beras kencur instan yang mungkin mengandung bahan tambahan atau pengawet.

3. Perhatikan Dosis

Konsumsi beras kencur dalam dosis yang wajar. Umumnya, konsumsi 1-2 gelas beras kencur per hari sudah cukup untuk mendapatkan manfaatnya.

4. Hindari Konsumsi Berlebihan

Konsumsi beras kencur secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping, seperti mual, muntah, atau diare. Ibu menyusui dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk menentukan dosis yang tepat.

5. Perhatikan Waktu Konsumsi

Sebaiknya konsumsi beras kencur setelah makan untuk menghindari gangguan pencernaan. Selain itu, hindari konsumsi beras kencur sebelum tidur karena dapat menyebabkan susah tidur.

Pertanyaan Umum tentang Beras Kencur untuk Ibu Menyusui

Kesimpulan

Beras kencur menawarkan berbagai manfaat bagi ibu menyusui, mulai dari meningkatkan produksi ASI hingga mengurangi stres. Mengonsumsi beras kencur secara teratur dapat membantu ibu menyusui menjaga kesehatan dan produksi ASI yang optimal. Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau bidan sebelum mengonsumsinya, terutama jika memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mengkonfirmasi dan mengeksplorasi manfaat beras kencur untuk ibu menyusui secara komprehensif. Dengan menggabungkan pengetahuan tradisional dan penelitian ilmiah, kita dapat terus mengoptimalkan penggunaan beras kencur untuk mendukung kesehatan dan kesejahteraan ibu menyusui.

Youtube Video: