8 Khasiat Jahe untuk Pencernaan dan Lambung yang Jarang Diketahui

8 Khasiat Jahe untuk Pencernaan dan Lambung yang Jarang Diketahui

Manfaat Jahe untuk Kesehatan Lambung

Jahe merupakan salah satu rempah yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah pencernaan. Jahe mengandung senyawa aktif yang disebut gingerol, yang memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan. Senyawa ini dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung.

Berikut adalah beberapa manfaat jahe untuk kesehatan lambung:

  • Merangsang produksi air liur dan enzim pencernaan: Jahe dapat merangsang produksi air liur dan enzim pencernaan, yang membantu memecah makanan dan memperlancar proses pencernaan.
  • Mengurangi peradangan: Sifat anti-inflamasi jahe dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan, sehingga dapat meredakan gejala gangguan lambung seperti nyeri perut, kembung, dan mual.
  • Melindungi lapisan lambung: Jahe dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung dan bakteri.
  • Mencegah mual dan muntah: Jahe efektif dalam mencegah mual dan muntah, termasuk mual yang disebabkan oleh mabuk perjalanan atau kehamilan.

Untuk mendapatkan manfaat jahe untuk kesehatan lambung, Anda dapat mengonsumsi jahe dalam bentuk teh, suplemen, atau makanan yang mengandung jahe. Namun, jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe secara berlebihan.

Khasiat Jahe untuk Pencernaan dan Kesehatan Lambung

Jahe dikenal luas karena khasiatnya dalam meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Berikut adalah 8 aspek penting yang perlu diketahui:

  • Anti-inflamasi: Jahe mengandung senyawa gingerol yang bersifat anti-inflamasi, sehingga dapat meredakan peradangan pada saluran pencernaan.
  • Antioksidan: Jahe juga kaya akan antioksidan yang dapat membantu melindungi sel-sel lambung dari kerusakan akibat radikal bebas.
  • Stimulasi produksi air liur: Jahe dapat merangsang produksi air liur, yang membantu memecah makanan dan memperlancar pencernaan.
  • Stimulasi produksi enzim pencernaan: Jahe juga dapat merangsang produksi enzim pencernaan, yang membantu mempercepat proses pencernaan.
  • Pelindung lapisan lambung: Jahe dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung dan bakteri.
  • Antimual dan muntah: Jahe efektif dalam mencegah mual dan muntah, termasuk mual yang disebabkan oleh mabuk perjalanan atau kehamilan.
  • Pereda nyeri: Jahe memiliki sifat pereda nyeri, yang dapat membantu meredakan nyeri perut akibat gangguan lambung.
  • Antibakteri: Jahe memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri penyebab gangguan lambung, seperti Helicobacter pylori.

Secara keseluruhan, jahe merupakan rempah yang sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan lambung. Dengan mengonsumsi jahe secara teratur, Anda dapat merasakan berbagai manfaatnya, mulai dari peningkatan pencernaan hingga pengurangan gangguan lambung. Jahe dapat dikonsumsi dalam bentuk teh, suplemen, atau makanan yang mengandung jahe, seperti permen jahe atau minuman berbahan dasar jahe.

Anti-inflamasi

Peradangan pada saluran pencernaan merupakan salah satu penyebab utama gangguan lambung. Jahe mengandung senyawa gingerol yang bersifat anti-inflamasi, sehingga dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pencernaan. Dengan meredakan peradangan, jahe dapat membantu mengurangi gejala gangguan lambung seperti nyeri perut, kembung, dan mual.

Selain itu, sifat anti-inflamasi jahe juga dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan. Lapisan lambung yang sehat dapat membantu mencegah asam lambung dan bakteri masuk ke dalam lapisan yang lebih dalam, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya tukak lambung dan gastritis.

Secara keseluruhan, sifat anti-inflamasi jahe sangat penting untuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Dengan mengonsumsi jahe secara teratur, Anda dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pencernaan, melindungi lapisan lambung, dan mengurangi gejala gangguan lambung.

Baca Juga:

Temukan 7 Manfaat Membaca Surat Yasin 41 Kali yang Jarang Diketahui

Temukan 7 Manfaat Membaca Surat Yasin 41 Kali yang Jarang Diketahui

Antioksidan

Antioksidan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan saluran pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Radikal bebas adalah molekul tidak stabil yang dapat merusak sel-sel dan jaringan di dalam tubuh, termasuk sel-sel yang melapisi saluran pencernaan. Antioksidan bekerja dengan menetralkan radikal bebas, sehingga mencegah kerusakan sel dan jaringan.

  • Perlindungan sel lambung: Antioksidan dalam jahe dapat membantu melindungi sel-sel lambung dari kerusakan akibat radikal bebas. Hal ini penting karena sel-sel lambung yang sehat berperan penting dalam memproduksi asam lambung dan enzim pencernaan, serta melindungi lapisan lambung dari bakteri dan asam.
  • Pengurangan peradangan: Antioksidan juga dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan kronis dapat merusak sel-sel lambung dan menyebabkan gangguan lambung seperti gastritis dan tukak lambung. Antioksidan dalam jahe dapat membantu mengurangi peradangan dengan menetralkan radikal bebas yang memicu peradangan.
  • Peningkatan pencernaan: Antioksidan dalam jahe juga dapat membantu meningkatkan pencernaan dengan meningkatkan produksi air liur dan enzim pencernaan. Air liur dan enzim pencernaan membantu memecah makanan dan memperlancar proses pencernaan. Dengan meningkatkan produksi air liur dan enzim pencernaan, antioksidan dalam jahe dapat membantu meredakan gejala gangguan pencernaan seperti kembung, begah, dan diare.

Secara keseluruhan, antioksidan dalam jahe sangat penting untuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Dengan mengonsumsi jahe secara teratur, Anda dapat membantu melindungi sel-sel lambung dari kerusakan akibat radikal bebas, mengurangi peradangan, dan meningkatkan pencernaan.

Stimulasi produksi air liur

Air liur memainkan peran penting dalam pencernaan dengan membantu memecah makanan dan memperlancar proses pencernaan. Jahe dapat merangsang produksi air liur, sehingga dapat meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung.

Produksi air liur yang cukup membantu memecah makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, sehingga lebih mudah dicerna oleh enzim pencernaan di lambung dan usus halus. Air liur juga mengandung enzim amilase, yang mulai memecah karbohidrat menjadi gula sederhana. Selain itu, air liur membantu melumasi makanan, sehingga lebih mudah ditelan dan bergerak melalui saluran pencernaan.

Gangguan produksi air liur dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan, seperti kesulitan menelan, makanan tersangkut di tenggorokan, dan gangguan pencernaan. Jahe dapat membantu mengatasi gangguan produksi air liur dengan merangsang produksi air liur, sehingga dapat melancarkan proses pencernaan dan mengurangi gejala gangguan lambung.

Stimulasi produksi enzim pencernaan

Enzim pencernaan memainkan peran penting dalam pencernaan dengan memecah makanan menjadi nutrisi yang lebih kecil dan mudah diserap oleh tubuh. Jahe dapat merangsang produksi enzim pencernaan, sehingga dapat meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung.

  • Peningkatan pemecahan makanan: Enzim pencernaan membantu memecah makanan menjadi potongan-potongan yang lebih kecil, sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh. Jahe dapat merangsang produksi enzim pencernaan, sehingga dapat mempercepat pemecahan makanan dan meningkatkan penyerapan nutrisi.
  • Pengurangan waktu transit makanan: Enzim pencernaan yang cukup membantu mempercepat waktu transit makanan melalui saluran pencernaan. Jahe dapat merangsang produksi enzim pencernaan, sehingga dapat mempercepat waktu transit makanan dan mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti kembung, begah, dan sembelit.
  • Pengurangan gejala gangguan pencernaan: Gangguan produksi enzim pencernaan dapat menyebabkan berbagai gejala gangguan pencernaan, seperti nyeri perut, kembung, dan diare. Jahe dapat membantu mengurangi gejala gangguan pencernaan dengan merangsang produksi enzim pencernaan.

Secara keseluruhan, stimulasi produksi enzim pencernaan oleh jahe sangat penting untuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Dengan mengonsumsi jahe secara teratur, Anda dapat membantu meningkatkan produksi enzim pencernaan, mempercepat pemecahan makanan, mengurangi waktu transit makanan, dan mengurangi gejala gangguan pencernaan.

Baca Juga:

Temukan Manfaat Daun Pisang yang Jarang Diketahui, Bikin Penasaran!

Temukan Manfaat Daun Pisang yang Jarang Diketahui, Bikin Penasaran!

Pelindung lapisan lambung

Lapisan lambung yang sehat sangat penting untuk pencernaan yang baik dan pencegahan gangguan lambung. Jahe dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan yang disebabkan oleh asam lambung dan bakteri, sehingga berperan penting dalam meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung.

Asam lambung adalah cairan asam yang diproduksi oleh lambung untuk membantu mencerna makanan. Namun, jika asam lambung terlalu banyak atau terlalu kuat, dapat merusak lapisan lambung dan menyebabkan gangguan lambung seperti gastritis dan tukak lambung. Jahe mengandung senyawa yang dapat membantu menetralkan asam lambung dan melindungi lapisan lambung dari kerusakan.

Selain itu, jahe juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri penyebab gangguan lambung, seperti Helicobacter pylori. Bakteri ini dapat menginfeksi lapisan lambung dan menyebabkan peradangan dan kerusakan. Jahe dapat membantu membunuh bakteri ini dan mencegahnya merusak lapisan lambung.

Dengan melindungi lapisan lambung dari kerusakan, jahe dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Lapisan lambung yang sehat dapat membantu memproduksi asam lambung dan enzim pencernaan secara optimal, sehingga proses pencernaan berjalan lancar. Selain itu, lapisan lambung yang sehat juga dapat melindungi dari bakteri dan asam lambung yang berlebihan, sehingga dapat mencegah gangguan lambung seperti gastritis dan tukak lambung.

Antimual dan muntah

Mual dan muntah merupakan gejala gangguan pencernaan yang dapat sangat mengganggu. Jahe dikenal efektif dalam mencegah mual dan muntah, sehingga dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung.

  • Mengurangi mual dan muntah akibat mabuk perjalanan: Mabuk perjalanan dapat menyebabkan mual dan muntah yang sangat tidak nyaman. Jahe dapat membantu mengurangi mual dan muntah akibat mabuk perjalanan dengan merangsang produksi air liur dan enzim pencernaan, serta mengurangi peradangan pada saluran pencernaan.
  • Meredakan mual dan muntah akibat kehamilan: Mual dan muntah adalah gejala umum pada awal kehamilan. Jahe dapat membantu meredakan mual dan muntah akibat kehamilan dengan mengurangi peradangan pada saluran pencernaan dan merangsang produksi air liur.
  • Mencegah mual dan muntah akibat kemoterapi: Kemoterapi dapat menyebabkan mual dan muntah sebagai efek sampingnya. Jahe dapat membantu mencegah mual dan muntah akibat kemoterapi dengan mengurangi peradangan pada saluran pencernaan dan merangsang produksi air liur.
  • Mengatasi mual dan muntah akibat infeksi: Infeksi pada saluran pencernaan dapat menyebabkan mual dan muntah. Jahe memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang dapat membantu mengatasi infeksi dan mengurangi mual dan muntah.

Dengan mencegah mual dan muntah, jahe dapat membantu meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Mual dan muntah dapat mengganggu proses pencernaan dan menyebabkan dehidrasi, sehingga dapat memperburuk gangguan lambung. Dengan mencegah mual dan muntah, jahe dapat membantu menjaga proses pencernaan tetap lancar dan mencegah dehidrasi, sehingga dapat mengurangi gangguan lambung.

Baca Juga:

8 Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

8 Manfaat Kapulaga untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

Pereda nyeri

Sifat pereda nyeri jahe sangat bermanfaat untuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Nyeri perut merupakan salah satu gejala umum gangguan lambung, seperti gastritis dan tukak lambung. Jahe dapat membantu meredakan nyeri perut akibat gangguan lambung dengan beberapa cara:

  • Mengurangi peradangan: Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pencernaan. Peradangan merupakan salah satu penyebab utama nyeri perut, sehingga dengan mengurangi peradangan, jahe dapat membantu meredakan nyeri.
  • Merangsang produksi lendir: Jahe dapat merangsang produksi lendir pada saluran pencernaan. Lendir ini berfungsi sebagai lapisan pelindung yang dapat melindungi dinding lambung dan usus dari asam lambung dan iritasi lainnya. Dengan meningkatkan produksi lendir, jahe dapat membantu mengurangi nyeri perut yang disebabkan oleh iritasi.
  • Mengendurkan otot: Jahe memiliki sifat antispasmodik yang dapat membantu mengendurkan otot-otot saluran pencernaan. Kejang otot pada saluran pencernaan dapat menyebabkan nyeri perut, sehingga dengan mengendurkan otot, jahe dapat membantu meredakan nyeri.

Dengan meredakan nyeri perut akibat gangguan lambung, jahe dapat membantu meningkatkan kualitas hidup penderita gangguan lambung. Nyeri perut yang berkurang dapat membuat penderita lebih nyaman dalam beraktivitas dan menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, dengan meredakan nyeri, jahe juga dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang sering menyertai gangguan lambung.

Antibakteri

Sifat antibakteri jahe merupakan aspek penting dalam meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Bakteri Helicobacter pylori merupakan salah satu penyebab utama gangguan lambung, seperti gastritis dan tukak lambung. Bakteri ini dapat menginfeksi lapisan lambung dan menyebabkan peradangan serta kerusakan.

Jahe memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri Helicobacter pylori. Senyawa aktif dalam jahe, seperti gingerol dan shogaol, memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan dan membunuh bakteri ini. Dengan mengurangi jumlah bakteri Helicobacter pylori dalam lambung, jahe dapat membantu meredakan peradangan, memperbaiki kerusakan lapisan lambung, dan mengurangi gejala gangguan lambung.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe secara teratur dapat membantu memberantas infeksi Helicobacter pylori dan mengurangi gejala gangguan lambung. Dalam sebuah penelitian, pasien dengan gastritis yang mengonsumsi ekstrak jahe selama 4 minggu mengalami penurunan yang signifikan dalam jumlah bakteri Helicobacter pylori dan perbaikan gejala gastritis, seperti nyeri perut dan kembung.

Dengan sifat antibakterinya, jahe dapat menjadi pengobatan alami yang efektif untuk gangguan lambung yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori. Mengonsumsi jahe secara teratur dapat membantu mengurangi infeksi bakteri, meredakan peradangan, memperbaiki kerusakan lapisan lambung, dan meningkatkan pencernaan.

Baca Juga:

Temukan Beragam Manfaat Puasa Daud 40 Hari 2 yang Jarang Diketahui

Temukan Beragam Manfaat Puasa Daud 40 Hari 2 yang Jarang Diketahui

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Sifat-sifat jahe yang dapat meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung telah didukung oleh berbagai bukti ilmiah dan studi kasus. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal “Phytotherapy Research” menemukan bahwa konsumsi suplemen jahe selama 4 minggu secara signifikan mengurangi gejala dispepsia, seperti nyeri perut, kembung, dan mual. Studi ini menunjukkan bahwa jahe efektif dalam meningkatkan pencernaan dan meredakan gangguan lambung.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal “Alimentary Pharmacology & Therapeutics” menunjukkan bahwa jahe dapat membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat stres. Studi ini menemukan bahwa hewan yang diberi ekstrak jahe sebelum mengalami stres menunjukkan kerusakan lapisan lambung yang lebih sedikit dibandingkan hewan yang tidak diberi jahe.

Selain itu, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa jahe dapat membantu melawan bakteri Helicobacter pylori, yang merupakan salah satu penyebab utama tukak lambung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal “Helicobacter” menemukan bahwa ekstrak jahe efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori dan mengurangi peradangan pada lambung.

Meskipun bukti ilmiah mendukung manfaat jahe untuk pencernaan dan gangguan lambung, penting untuk dicatat bahwa penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk sepenuhnya memahami mekanisme kerja jahe dan efektivitasnya dalam jangka panjang. Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe untuk mengatasi masalah pencernaan atau gangguan lambung.

Dengan mempertimbangkan bukti ilmiah dan studi kasus yang tersedia, dapat disimpulkan bahwa jahe memiliki potensi sebagai pengobatan alami untuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi manfaat jangka panjang dan keamanan penggunaan jahe untuk tujuan ini.

Tips untuk Meningkatkan Pencernaan dan Mengurangi Gangguan Lambung dengan Jahe

Berikut adalah beberapa tips untuk memanfaatkan manfaat jahe dalam meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung:

Baca Juga:

Manfaat Jahe untuk Burung Murai Batu: 5 Khasiat yang Wajib Diketahui

Manfaat Jahe untuk Burung Murai Batu: 5 Khasiat yang Wajib Diketahui

1. Konsumsi Jahe Segar

Konsumsi jahe segar dalam bentuk teh, jus, atau diparut ke dalam makanan. Jahe segar mengandung kadar gingerol dan shogaol tertinggi, senyawa aktif yang memberikan manfaat pencernaan.

2. Tambahkan Jahe ke Makanan

Tambahkan jahe parut atau bubuk jahe ke dalam masakan, seperti sup, kari, dan tumisan. Jahe tidak hanya menambah rasa tetapi juga memberikan manfaat pencernaan.

3. Minum Teh Jahe

Teh jahe adalah cara mudah untuk mendapatkan asupan jahe harian Anda. Seduh jahe parut atau bubuk jahe dalam air panas selama 10-15 menit.

4. Kunyah Permen Jahe

Kunyah permen jahe setelah makan atau saat mengalami gangguan pencernaan. Permen jahe dapat membantu meredakan mual, muntah, dan kembung.

5. Oleskan Minyak Jahe

Oleskan minyak jahe pada perut Anda dan pijat lembut. Minyak jahe dapat membantu meredakan nyeri perut dan ketidaknyamanan.

6. Hindari Konsumsi Berlebihan

Konsumsi jahe secara berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti mulas dan diare. Batasi konsumsi jahe hingga 4 gram per hari.

7. Konsultasikan dengan Dokter

Jika Anda mengalami gangguan pencernaan atau gangguan lambung yang parah, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe. Jahe dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Jahe untuk Kesehatan Lambung

[faq_q]1. Apakah jahe aman untuk dikonsumsi semua orang?[/question]

[faq_a]Umumnya, jahe aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun, beberapa orang tertentu perlu berhati-hati, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan orang dengan gangguan pembekuan darah.[/answer]

[faq_q]2. Berapa banyak jahe yang boleh dikonsumsi dalam sehari?[/question]

[faq_a]Dosis konsumsi jahe yang aman bervariasi tergantung pada bentuk dan tujuan penggunaan. Untuk konsumsi harian, disarankan tidak lebih dari 4 gram jahe segar atau 1 gram jahe kering.[/answer]

[faq_q]3. Apakah jahe dapat berinteraksi dengan obat-obatan?[/question]

[faq_a]Jahe dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah dan obat diabetes. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi jahe.[/answer]

[faq_q]4. Apakah jahe dapat menyebabkan efek samping?[/question]

[faq_a]Konsumsi jahe berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti mulas, diare, dan sakit kepala. Hentikan konsumsi jahe jika Anda mengalami efek samping yang tidak diinginkan.[/answer]

[faq_q]5. Bagaimana cara terbaik mengonsumsi jahe untuk kesehatan lambung?[/question]

[faq_a]Anda dapat mengonsumsi jahe dalam berbagai bentuk, seperti teh jahe, jus jahe, atau jahe parut yang ditambahkan ke dalam makanan. Konsumsi jahe secara teratur untuk mendapatkan manfaat optimalnya.[/answer]

[faq_q]6. Apakah jahe dapat menyembuhkan gangguan lambung?[/question]

[faq_a]Jahe tidak dapat menyembuhkan gangguan lambung, tetapi dapat membantu meredakan gejala dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Jika Anda mengalami gangguan lambung yang parah, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.[/answer]

Kesimpulan

Jahe merupakan rempah yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan pencernaan, termasuk meningkatkan pencernaan dan mengurangi gangguan lambung. Sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan antimualnya dapat membantu meredakan gejala gangguan lambung seperti nyeri perut, kembung, dan mual. Selain itu, jahe juga dapat melindungi lapisan lambung dari kerusakan dan melawan bakteri penyebab gangguan lambung.

Untuk mendapatkan manfaat jahe untuk kesehatan lambung, Anda dapat mengonsumsinya dalam berbagai bentuk, seperti teh jahe, jus jahe, atau jahe parut yang ditambahkan ke dalam makanan. Konsumsi jahe secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko gangguan lambung. Namun, perlu diingat untuk mengonsumsi jahe dalam jumlah sedang dan berkonsultasi dengan dokter jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat-obatan.

Youtube Video: